Presiden Minta Menteri Rini tak Manjakan BUMN


INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo ancang-ancang untuk mengurangi proteksi terhadap BUMN. Jadi, industri pelat merah bukan lagi anak manja lagi.

Atas rencana ini, Menteri BUMN Rini Soemarno bilang, tidak masalah. Dalam hal ini, BUMN harus mulai berpikir untuk mendorong aktivitas bisnis yang profit oriented. Tidak lagi bersandar kepada subsidi yang membebani anggaran.

"Kalau kita lihat, proyek Trans Sumatera dari Bakauheni-Kayuagung itu, internal rate of return (IRR)-nya rendah. Akibatnya, swasta kurang tertarik, sehingga BUMN yang ditugaskan," kata Rini.

Dengan masuknya BUMN, lanjut Rini, diharapkan bisa mendorong aktivitas bisnis, sehingga bisa memoles IRR, yang tadinya jeblok menjadi moncer. "Paling tidak, jalan tol Trans Sumatera harus dilalui 8.000 mobil.  Caranya bagaimana? Tentu kita akan buat sesuatu agar menarik," papar Menteri Rini.  [ipe]



Read More : Presiden Minta Menteri Rini tak Manjakan BUMN.



0 komentar:

Posting Komentar